PERAK

Harga Perak Antam Selasa 24 Februari 2026 Menguat Signifikan

Harga Perak Antam Selasa 24 Februari 2026 Menguat Signifikan
Harga Perak Antam Selasa 24 Februari 2026 Menguat Signifikan

JAKARTA - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Selasa, 24 Februari 2026, kembali mencatat penguatan yang signifikan. 

Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga perak naik Rp 700 per gram menjadi Rp 54.950 per gram. Sehari sebelumnya, Senin, 23 Februari 2026, harga perak juga sudah menguat Rp 1.100 dari posisi sebelumnya Rp 53.150 per gram menjadi Rp 54.250 per gram.

Penguatan ini menandakan tren positif yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Para investor dan kolektor logam mulia di Indonesia rutin memantau harga perak harian untuk menentukan waktu yang tepat melakukan transaksi jual beli. 

Lonjakan harga ini sekaligus memberikan sinyal bagi masyarakat bahwa perak tetap menjadi instrumen investasi yang menarik, meskipun volatilitas pasar global cukup tinggi.

Harga perak Antam yang terus bergerak dinamis mencerminkan kombinasi pengaruh pasar domestik dan global. Investor sering membandingkan pergerakan harga perak dengan harga emas, karena kedua logam mulia ini sering bergerak seiring dalam kondisi pasar tertentu. 

Dengan pemantauan yang cermat, keputusan membeli atau menjual perak dapat lebih optimal, baik untuk tujuan investasi jangka pendek maupun jangka panjang.

Pengaruh Perak Global terhadap Harga Domestik

Kenaikan harga perak domestik tidak terlepas dari tren global. Pada perdagangan Senin, 23 Februari 2026, harga perak dunia menembus level US$ 88 per ons, mencatat posisi tertinggi dalam lebih dari dua pekan terakhir. Data pasar menunjukkan harga perak spot melonjak 4,53% menjadi US$ 88,53 per ons, bersamaan dengan reli emas global.

Sentimen positif ini disebabkan meningkatnya permintaan investor terhadap aset safe haven. Dalam kondisi ketidakpastian ekonomi global, investor cenderung beralih pada logam mulia seperti emas dan perak untuk menjaga nilai aset. Harga perak dunia yang terus menguat memberikan tekanan positif terhadap harga perak Antam di Indonesia.

Selain faktor permintaan, fluktuasi nilai tukar dolar AS terhadap rupiah juga ikut memengaruhi harga perak domestik. Saat dolar menguat, harga perak lokal biasanya naik, karena perhitungan nilai logam mulia dikaitkan dengan nilai tukar. Hal ini menunjukkan bahwa investor yang membeli perak di Indonesia perlu memperhatikan kondisi pasar internasional agar strategi investasi lebih tepat.

Sentimen Investor dan Dampak Kebijakan Global

Investor global memberikan perhatian besar terhadap kebijakan ekonomi yang memengaruhi pasar logam mulia. Salah satu sentimen yang memengaruhi harga perak adalah pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait kebijakan tarif impor. Trump mengkritik putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif sebelumnya dan menyatakan akan menaikkan tarif sementara atas seluruh impor AS dari 10% menjadi 15%.

Langkah ini memicu kekhawatiran investor mengenai ketidakpastian pasar global. Dalam kondisi seperti ini, permintaan terhadap logam mulia, termasuk perak, meningkat sebagai bentuk lindung nilai. 

Investor domestik mengikuti tren global ini sehingga harga perak Antam menguat secara signifikan. Sentimen investor ini menunjukkan bahwa perak bukan hanya logam industri, tetapi juga instrumen strategis dalam portofolio investasi.

Faktor Teknis dan Ekonomi yang Memengaruhi Harga

Selain sentimen global, faktor teknis dan ekonomi lokal turut memengaruhi harga perak Antam. Permintaan perak dari industri perhiasan, elektronik, dan sektor investasi domestik menjadi pendorong penting. Peningkatan minat masyarakat terhadap perak sebagai aset safe haven dapat mendorong harga naik.

Kebijakan moneter, suku bunga, dan inflasi menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan investor. Kenaikan inflasi atau ketidakstabilan ekonomi sering mendorong masyarakat membeli logam mulia untuk melindungi nilai aset. Pemantauan harga perak harian dan tren global membantu investor merencanakan strategi, baik untuk pembelian jangka pendek maupun jangka panjang.

Selain itu, perbedaan harga perak Antam dengan harga perak internasional perlu diperhatikan. Investor dapat memanfaatkan peluang arbitrase jika perbedaan harga cukup signifikan, atau menyesuaikan jumlah pembelian berdasarkan tujuan investasi. Analisis teknikal dan fundamental menjadi kunci untuk menentukan waktu optimal membeli dan menjual perak.

Strategi Investasi Perak untuk Investor

Memahami tren harga perak Antam hari ini membantu investor menentukan strategi yang tepat. Membeli perak saat harga relatif rendah dan menjual saat harga meningkat merupakan strategi klasik yang umum dilakukan. Namun, strategi ini harus dibarengi dengan pemahaman kondisi pasar global dan domestik agar risiko kerugian dapat diminimalkan.

Investor yang ingin memanfaatkan peluang jangka panjang juga perlu memperhatikan faktor inflasi, nilai tukar, dan stabilitas ekonomi. Selain itu, memilih jumlah pembelian yang sesuai dengan tujuan investasi akan membuat portofolio lebih aman dan terukur. Pemantauan harga harian Antam menjadi langkah penting agar keputusan investasi tidak salah arah.

Perak Antam tetap menjadi pilihan investasi yang menarik bagi masyarakat Indonesia. Lonjakan harga perak yang selaras dengan tren global menunjukkan bahwa logam ini dapat menjadi alternatif investasi aman. Investor disarankan untuk terus mengikuti informasi resmi dari Logam Mulia dan memanfaatkan data harga untuk strategi jangka pendek maupun panjang.

Dengan strategi tepat dan pemantauan cermat, perak Antam tidak hanya menjaga nilai aset tetapi juga memberi peluang keuntungan optimal bagi investor. Keputusan yang bijak dan terinformasi akan membantu memaksimalkan potensi logam mulia sebagai bagian dari portofolio investasi di tengah kondisi pasar global yang fluktuatif.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index